Wednesday , April 1 2020
Home / Jawa Barat / Curug Terindah Di Jawa Barat Yang Layak Dijadikan Destinasi Wisata Yang Recomended
Curug Terindah Di Jawa Barat
image source : https://backpackerjakarta.com/

Curug Terindah Di Jawa Barat Yang Layak Dijadikan Destinasi Wisata Yang Recomended

Jawa Barat sangat terkenal dengan wisata alamnya yang sangat eksotis dan juga  sering yang menjadi viral di dunia maya. Banyak sekali jenis objek wisata yang terdapat di Jawa Barat seperti kebun teh, pegunungan, pantai, goa, taman, dan juga air terjun atau Curug. Di Jawa Barat banyak sekali wisata alam air terjun atau lebih dikenal dengan nama curug tersebar di Propinsi ini, berikut ini adalah beberapa curug di Jawa Barat :

 

Curug Awang Sukabumi
image source :
ridwarderful.com
  1. Curug Awang Sukabumi

Curug Awang adalah Curug terbesar  yang menjadi Trade Mark Geopark Ciletuh. Jika anda datang untuk mengunjungi Geopark Ciletuh, maka kurang lengkap jika tidak mampir ke Curug Awang yang masih berada di dalam satu area aliran Sungai Ciletuh.

Obek wisata ini tidak pernah sepi dari pengunjung, karena memiliki daya tarik yang sangat indah, hampir semua wisatawan mengatakan bahwa Curug Awang di Ciletuh ini sangat mirip dengan air terjun Niagara yang ada di Amerika, hanya saja Curug Awang dalam versi mini dari air terjun Niagara.

Curug Awang sebenarnya adalah Air Terjun pertama dari 3 air terjun yang ada di desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas yang berada pada aliran Cungai Ciletuh. Curug Awang memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan lebar 60 meter yang terbilang cukup besar untuk sebuah wisata Curug, tidak salah jika Curug ini dikenal sebagai Niagara Mini dari Sukabumi.

Saat Anda  berada di Curug Awang, maka Anda  akan disuguhkan dengan pemandangan bebatuan alam berwarna coklat kemarahan yang seolah menjadi dinding di air terjun, dan itulah karakteristik unik yang dimiliki dari Curug ini yang yang tidak banyak Curug yang memiliki keunikan yang seperti ini.

Pada musim kemarau dan juga musim penghujan pemandangan air terjun memiliki perbedaan, hal itu disebabkan perbedaan debit air yang ada di air terjun. Pada musim kemarau curah hujan pasti berkurang yang tentunya akan berpengaruh pada debit air sungai Ciletuh, dan kondisi ini yang membedakan karena kondisi seperti ini Curug Awang akan terbelah menjadi dua air terjun yang memiliki ukuran berbeda yaitu,  satu air terjun berukuran besar dan satunya lagi berukuran lebih kecil yang kemudian masyarakat sekitar mengenal air terjun yang kecil dengan sebutan anak Curug Awang, sedangkan yang besar disebut Curug Awang Indung.

Berbeda lagi ketika musim penghujan, sudah pasti debit air yang mengalir akan meningkat yang tentunya akan berpengaruh pada penampilan Curug Awang, karena saat debit air banyak Curug Awang terlihat seperti miniatur Air Terjun Niagara yang ada di Amerika. Tetapi sebagai catatan hindari untuk berada di dekat air terjun pada saat musim penghujan, karena aliran airnya yang deras terkadang akan ada batu besar yang terbawa oleh aliran air.

Curug Capolaga
image source :
https://meliss19.blogspot.com/
  1. Curug Capolaga

Capolaga adalah tempat wisata yang berada di Kabupaten Subang tepatnya di Desa Cicadas yaitu Kampung Panaruban, Kecamatan Sagalaherang, kabupaten Subang, jawa Barat. Capolaga adalah  tempat wisata alam bak surga dunia setelah Tangkuban Perahu.

Objek wisata Capolaga Adventure Camp di Cicadas, Subang, Jawa Barat kaya akan pesona keindahan yang sangat menarik yang menjadi daya tarik untuk dikunjungi, di objek wisata Capolaga Adventure Camp di Cicadas, Subang, Jawa Barat ini adalah destinasi wisata yang sangat recommended untuk mengisi liburan anda terutama libur panjang ataupun libur musim sekolah. Objek wisata ini di huni oleh masyarakat sekitar yang sangat ramah terhadap pengunjung baik dari lokal ataupun dari mancanegara.

Untuk dapat menikmati objek wisata Capolaga Adventure Camp di Cicadas, Subang, Jawa Barat ini tidak perlu menyediakan budget yang besar. Di kawasan Capolaga ini juga ada hamparan kebun teh yang membuat hawa semakin sejuk dan segar, ada juga beberapa wahana air terjun atau Curug Capolaga, sungai, flying fox, camping ground, hutan pinus, gathering, fotografi, recreation center, adventure sport, tracking, water therapy dan masih banyak lagi yang dapat kita temui di objek wisata ini.

Meskipun pengunjung yang datang sangat ramai kebersihan dan juga keindahan area wisata ini sangat terjaga dengan baik. Di objek wisata Capolaga Adventure Camp di Cicadas, Subang, Jawa Barat memiliki fasilitas yang sudah cukup lengkap antara lain mushola, toilet, penginapan, area parkir kendaraan, warung atau rumah makan, tempat nongkrong, dan masih banyak lagi.

Curug Mala
image source :
http://curugdigarut2016.blogspot.com/
  1. Curug Mala

Curug Mala adalah Curug yang kini sedang hits dan banyak dikunjungi oleh wisatawan yang terletak di kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, provinsi Jawa Barat. Jangan ditanyakan mengenai keindahan yang dimiliki oleh Curug ini, karena Anda  tidak dapat menggambarkan dengan kata-kata, di tempat ini begitu sangat menyejukkan yang akan berpengaruh hingga ke jasmani dan rohani.

Area Curug Mala terletak di Cisewu yang memiliki debit air cukup besar terutama pada musim penghujan, dan Itulah sebabnya mengapa Cisewu dibilang sebagai air seribu yang juga ada berapa air terjun yang bisa kita temui selain Curug Mala. Curug Mala memiliki sejarah yang tersebar secara turun-temurun, yaitu cerita tentang Nini Uci yang konon adalah nenek sihir ataupun dukun santet yang tinggal berada di dekat Curug dan sungai Cikawung, selain itu ada juga Curug Cikawung dan Curug Uci yang terletak tak jauh dari Curug Mala, sehingga kita dapat mengambil rangkuman bahwa 3 Curug tersebut berkaitan dengan nama beberapa Curug yang ada di lokasi tersebut.

Curug Citambur Cianjur
image source :
galamedianews.com
  1. Curug Citambur Cianjur

Curug Citambur berada di Kabupaten Cianjur, sebelah selatan yang memiliki keistimewaan  yaitu ketinggian yang dimiliki mencapai sekitar 130 meter, dengan tiga tingkatan Curug yaitu 12 m, 116 m, dan 2 m, terletak di ketinggian 1400 mdpl sehingga airnya terasa sangat dingin, suara gemercik air yang keras dan juga selalu hadir kabut tipis yang ikut menghiasi Curug Citambur.

Lingkungan yang ada di Curug Citambur masih sangat terasa asli dengan panorama yang pastinya akan membuat Anda terpesona, tetapi disarankan untuk tidak berenang di bawahnya karena tebing yang sangat curam dan aliran yang deras bisa berbahaya. Jika Anda penasaran dengan panorama Curug Citambur, maka anda dapat datang ke Desa Karang Jaya, kecamatan Pagelaran, Cianjur Selatan, Kecamatan Ciwidey,  Bandung, sekitar 40 km ke arah selatan dimana Curug Citambur berada.

Baca Juga :  15 Wisata Cirebon Yang Menarik Perhatian Wisatawan Domestik Dan Mancanegara

Curug Cikaso Sukabumi
image source :
hargatiket.com
  1. Curug Cikaso Sukabumi

Curug Cikaso memiliki pesona alam dan penuh panorama yang begitu indah dan menjadi salah satu tempat wisata populer di Pantai Ujung Genteng. Curug Cikaso berada di Kampung Ciniti, tepatnya di Desa Cibitung, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang dengan nama lain disebut dengan Curug Luhur. Curug Cikaso memiliki ketinggian 80 m dengan kelebaran 100 meter, dan terbagi menjadi beberapa aliran air terjun.

Curug Cikaso memiliki tiga tingkatan yaitu, yang pertama bernama Aseupan, yang kedua dan tiga masing masing bernama Cukug Meneng dan Curug Aki. Curug Cikaso memiliki air berwarna biru kehijauan yang  merupakan hasil dari limpahan ketiga Curug, menghasilkan tempias warna yang indah dan menyejukkan. Curug Cikaso sangat indah dinikmati pada saat air melimpah yang akan membuat limpahan air menjadi lebih deras, suara gemuruhnya pun akan terasa lebih kencang, tetapi pengunjung harus waspada karena Curug Cikaso memiliki kedalaman sekitar 15 m dan juga terdapat pusaran air yang deras dan kuat di bawah kolam.

Curug Ciangin
image source :
http://rehabilitasijalanjalan.blogspot.com/
  1. Curug Ciangin

Curug Ciangin memiliki keunikan yang tak banyak dimiliki oleh air terjun yang anda temui di Jawa Barat, yaitu air terjun yang memiliki dua lantai atau dua tingkat yang tentunya memancarkan keindahan yang sangat mempesona dan anti mainstream. Curug Ciangin memiliki air terjun dengan lantai yang berbeda, pada lantai teratas terdapat air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 4 m dan di bawahnya terdapat danau kecil yang menampung air yang jatuh dari atas tebing yang memiliki kedalaman sekitar 3 meter.

Di lantai bawah terdapat air terjun yang berukuran lebih tinggi dan lebih luas dibandingkan dengan yang di atas yang berada di bawah air terjunnya. Banyak batuan yang terbentuk dari lava yang telah membatu dan terbentuk sangat menarik membuat pemandangan semakin terasa menyejukkan.

Danau yang ada di air terjun memiliki kedalaman 5 m. Untuk fasilitas di Curug Ciangin ini belum banyak  yang tersedia, seperti tak tersedianya toilet dan mushola, hanya ada saung dan juga warung sederhana. Untuk perjalanannya pun aksesnya tidak terlalu baik karena hanya berupa Jalan setapak dan hanya motor saja yang dapat melaluinya. Curug Ciangin ini berlokasi di Kampung Neglasari, Desa Cibeusi, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Curug Lontar
image source :
https://catatanpringadi.com/
  1. Curug Lontar

Curug Lontar terletak di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor memiliki ketinggian sekitar 37 m dan juga airnya yang cukup deras. Curug Lontar belum terbilang populer karena memang belum ada campur tangan pemerintah daerah untuk memperkenalkan Curug Lontar sebagai tempat wisata, oleh karena itu sarana wisata pendukung di sekitar tempat wisata masih belum dibangun.

Keunikan Curug Lontar ini menurut keterangan warga sekitar tidak pernah surut airnya meskipun di musim kemarau, Bahkan PLTA Karacak pun menggunakan air terjun ini sebagai sumber air.

Ada lagi keunikan lain dari Curug Lontar yaitu kubangan yang dimiliki seluas 1000 m2 dan kedalamannya sekitar 20 meter, tetapi kubangan tersebut tidak untuk tempat berenang ataupun bermain karena sangat berbahaya terutama pada saat musim hujan, banjir bandang sering datang tiba-tiba yang akan membuat aliran air membahayakan menurut cerita warga sekitar.

Curug Sanghyang
image source :
https://udaindra.blogspot.com/
  1. Curug Sanghyang

Surga yang berada di Kabupaten Garut, provinsi Jawa Barat memiliki ketinggian 660 mdpl dengan air terjunnya mencapai 82 meter dan juga memiliki dua tingkatan air terjun. Curug Sanghyang sudah mulai ramai dikunjungi, karena tempatnya sangat indah dan juga  Instagrammebel, cocok buat Anda yang selalu memburu tempat-tempat indah diabadikan ke dalam Instagram.

Menurut cerita dari warga sekitar, air terjun ini adalah tangga yang digunakan oleh dewa-dewa untuk menuju ke Khayangan, tetapi legenda lain mengatakan bahwa air terjun ini digunakan Sangkuriang untuk mengambil bintang dan diberikan ke Dayang Sumbi. Mitos lain juga mengatakan bahwa di dalam air terjun ini ada sebuah batu yang menyerupai bentuk tapak raksasa yang konon itu adalah tapak milik Sangkuriang, tetapi tak Semua orang dapat menemukannya.

Sedangkan batu yang tepat berada di bawah air terjun di percaya sebagai tempat untuk menyimpan bintang Sangkuriang dan dijaga oleh belut raksasa. Curug Sanghyang berada kurang lebih 50 km dari kota Garut yaitu kecamatan Pamulihan, Desa Pakenjeng, untuk fasilitas yang tersedia di Curug Sanghyang sudah cukup lengkap, akses menuju lokasi juga sudah ada kemajuan yaitu sudah disemen tidak seperti dulu yang hanya berupa Jalan tanah, lingkungan sekitar air terjun juga lebih tertata, dapat kita temui beberapa bangku dan gazebo yang digunakan untuk pengunjung beristirahat tetapi belum ada tempat penginapan karena memang wisata ini belum mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Curug Ngebul
image source :
https://ngetripkemana.com/
  1. Curug Ngebul

Ada lagi satu objek wisata alam yang kini menjadi favorit baru di kawasan Jawa Barat yang berupa air terjun bernama Curug Ngebul. Curug Ngebul berada di Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, kini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan lokal ataupun mancanegara yang sebagian besar mendapatkan informasi mengenai Curug Ngebul dari media sosial.

Sayangnya sarana dan prasarana serta infrastruktur yang ada di Curug Ngebul sangat minim, memakan waktu yang cukup lama untuk sampai ke lokasi ini karena jalanan yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Bagi wisatawan yang membawa mobil mereka harus memarkirkan mobil mereka sejauh 4 km dan untuk meneruskan perjalanan ke Curug Ngebul mereka dapat melanjutkannya dengan ojek.

Daya tarik Curug Ngebul adalah ketinggiannya yang mencapai 100 m dan juga terdapat beberapa danau di sekitarnya, yaitu Situ Hiang atau Rawa Bebek dan Situ Galuga yang berjarak 5 km. Sangat melelahkan, tetapi semua itu akan terasa hilang setelah sampai ke Curug Ngebul dan disambut oleh pemandangan yang indah.

Baca Juga :  Wisata Alam Majalengka Yang Menegangkan

Curug Cikanteh
image source :
https://piknikasik.com/
  1. Curug Cikanteh

Curug cikanteh memiliki pesona air terjun bertingkat tiga, dan masing-masing tingkatan memiliki nama, yang pertama Curug Cikanteh, tingkatan yang kedua dinamai Curug Ngelay dan yang terakhir berada paling bawah adalah Curug Sodong, tetapi masyarakat sekitar ketiga Curug ini sebagai Curug Cikanteh.

Keberadaan Curug Cikanteh sudah diakui oleh wisatawan, hal itu terbukti dari ramainya pengunjung yang datang ke Curug ini, dan juga di daerah Cikanteh sering digunakan sebagai lahan penelitian geologi. Curug Cikanteh berada di Dusun Cikanteh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Lokasinya berada di pedesaan yang tentunya sangat khas dengan pemandangan pedesaan yang berupa sawah dan juga hutan yang masih alami. Untuk menuju lokasi ini cukup mudah, karena perjalanan menuju ke Cikanteh sudah di dominasi oleh Jalan beraspal hanya saja agak sempit.

Sudah banyak petunjuk arah untuk menuju ke Curug Cikanteh, dari kejauhan sudah terlihat jelas yang bahkan suara gemerciknya pun terdengar dari kejauhan pada saat debit air sedang banyak. Air terjun Cikanteh masih dikelola oleh penduduk setempat, tapi justru itu, air terjun ini memiliki lingkungan sangat bersih dari sampah yang berserakan yang juga sering dipergunakan oleh mahasiswa dan pencinta alam untuk camping. Air terjun Cikanteh memiliki dasar air terjun yang curam serta terdapat banyak bebatuan, jadi untuk Anda yang ingin mandi di air terjun ini harus tetap waspada.

Curug Cibareubeuy
image source :
https://www.indonesiana.id/
  1. Curug Cibareubeuy

Curug Cibareubeuy Subang sudah dikenal sejak lama, tempatnya tersembunyi tetapi tetap banyak pengunjung yang datang karena suasana alamnya yang sangat indah. Lokasi Curug Cibareubeuy tidak jauh dari wisata air panas Sari Ater di Ciater, tetapi untuk menuju ke sini ini membutuhkan waktu yang cukup lama jadi untuk dapat menikmati dengan puas gunakan 1 hari untuk benar-benar menikmatinya ini.

Selama perjalanan anda akan menemukan beberapa spot wisata yang patut untuk diabadikan seperti, air terjun atau Curug Pandawa Lima dengan menara pandangnya, kampung Senyum dan area sekitar Pandawa Lima. Curug Cibareubeuy berada di tebing yang dipenuhi oleh tumbuhan hijau, anda dapat menikmati pemandangannya dengan melihatnya dari atas menara pandang Pandawa yang terdapat beberapa bangunan menara yang telah disediakan oleh pengelola.

Keunikan lainnya adalah adanya Kampung senyum bagi para pengunjung dapat beristirahat di tempat ini, karena terdapat saung bilik bambu yang bisa dijadikan tempat istirahat dan menginap. Fasilitas lainnya adalah warung yang juga menyediakan toilet dan mushola.

Curug Dago
image source :
https://travelingyuk.com/
  1. Curug Dago

Curug Dago terletak di lokasi yang cukup tersembunyi karena berada daerah Bukit Dago yang juga ada pada kawasan Taman Hutan Raya. Daerah Bandung memang dipenuhi oleh perbukitan, sehingga banyak sekali ditemukan pemandangan yang sangat indah yang akan membuat kepenatan dengan berbagai aktivitas pekerjaan hilang hanya dengan menikmati pemandangan alam yang indah.

Kini Curug Dago sudah banyak mengalami perubahan yang salah satunya adalah kondisi air sungai yang terkesan keruh dan dengan warna kecoklatan, dan juga banyaknya sampah yang ikut mengotori aliran sungai. Ini diakibatkan oleh banyaknya pemukiman yang ada di atas Curug Dago, bahkan ada pula pabrik yang yang juga mempengaruhi air sungainya.

Curug Dago memiliki ketinggian 800 M diatas permukaan laut, pesona keindahan alami dari tempat wisata ini tidak kalah dengan wisata air lainnya. Selain itu Curug Dago memiliki daya tarik lainnya yaitu adanya peninggalan kerajaan Thailand yang pernah ada di Bandung, terdapat dua prasasti berupa batu tulis yang merupakan peninggalan sejarah tahun 1818.

Curug Dago belum terlalu banyak dikenal oleh masyarakat karena pengaruh lokasinya yang tersembunyi, selain itu juga kurang dipublikasikannya, terutama tidak adanya campur tangan dari pemerintah setempat. Tetapi lokasi ini sering dijadikan tempat pemotretan, aktivitas hacking ataupun liburan menghabiskan waktu bersama keluarga. Fasilitas yang ada di Curug Dago sudah cukup lengkap seperti toilet, rumah makan, bahkan ada hotel atau penginapan bagi yang ingin benar-benar satu hari di Curug Dago.

Curug Sindulang
image source :
https://www.hargatiket.net/
  1. Curug Sindulang

Curug Sindulang adalah salah satu curug yang cukup terkenal di wilayah Jawa Barat, karena masuk dalam kategori curug yang tinggi yaitu sekitar 50 m dan juga memiliki tipe ganda, karena ada dua curug kembar yang terletak berdampingan dengan tinggi dan deras airnya yang sama.

Curug ini terletak di perbatasan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Bandung tetapi, secara administratif Curug Sindulang berada di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Curug Sindulang memiliki nama lain yaitu Cinulang, terbentuk karena adanya proses patahan bumi yang mematahkan sungai Citarik. Sungai Citarik memiliki 24 mata air yang berhulu di Gunung Kareumbi. Dengan memiliki 24 mata air sungai Citarik tidak akan pernah surut dan tetap akan melimpah airnya meskipun di musim kemarau tiba, dan juga menurut warga sekitar mempercayai bahwa air curug ini membawa berkah untuk kesehatan. Untuk dapat sampai ke Curug ini terbilang mudah karena perjalanan sudah bisa dilalui oleh berbagai jenis kendaraan beroda dua ataupun roda empat.

Curug Neglasari
image source :
https://twitter.com/infogarut/
  1. Curug Neglasari

Curug Neglasari belum terlalu populer di telinga wisatawan, tetapi objek wisata ini sangat patut dijadikan objek wisata yang sangat terkenal karena keindahannya. Curug Neglasari berada di perbatasan Kecamatan Cisompet dan Cikajang di Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Curug ini memiliki nama lain yaitu Curug Limbung dengan keunikan memiliki lantai yang bertingkat-tingkat mencapai ketinggian 50 m, sehingga Curug ini memiliki keunikan tersendiri yang sulit sekali menemukan penyaingnya. Pada tiap tingkat terdapat kolam air seluas beberapa puluh meter persegi dan kedalaman 1 hingga 3 meter, dan menampung air jatuhan di sela-sela hingga ke sisi gunung dari Gunung Gelap yang memiliki hutan yang masih asli.

Air dari Curug Limbung kadang dapat membentuk relief pada dinding gunung yang mirip sekali dengan tangga yang berjumlah 7 buah, air terjun ini tidak pernah kekeringan atau pun berkurang airnya sekalipun musim kemarau tiba.

Lokasi Desa Neglasari memiliki dataran rendah dan juga daerah yang berbukit-bukit, yang nyaris sebagian besar lahannya digunakan sebagai perkebunan teh yang dimiliki oleh PT Tatar Anyar Indonesia yang dikelola oleh cabang PT Teh Botol Sosro yang terbentang dari Dusun Cikole hingga Dusun Neglasari. Dari situ kita dapat membayangkan bagaimanakah panorama kebun teh digunakan sebagai tempat pariwisata yang lebih indah dibanding perkebunan teh di daerah Puncak Bogor.

Curug Cibeureum
image source :
https://udaindra.blogspot.com/
  1. Curug Cibeureum

Curug Cibeureum berada di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, dimana memiliki 3 air terjun yang sangat berdekatan. Selain air terjun utama Curug Cibeureum ada juga dua air terjun lain yang memiliki ukuran lebih kecil yaitu Curug Cidendeng dan Curug Cikundul.

Curug Cibeureum adalah air terjun yang paling besar dan paling pendek yang ada di kawasan ini, letaknya pun lebih terbuka dan dekat dengan Shelter sehingga lebih banyak dikunjungi.

Curug ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Cibodas. Di sebelah kanan Curug Cibeureum ada Curug Cidendeng yang memiliki ukuran lebih tinggi dan langsing, airnya pun mengalir melewati sisi tebing batu-batu terapung dan berakhir menimpa leher tebing yang berlumut.

Sedangkan yang berada di sebelah kanan Curug Cikundul, letaknya sangat tinggi tetapi lebih tersembunyi. Ketiga Curug ini memiliki ketinggian mencapai 40-50 meter berada di ketinggian 1675 m dari permukaan laut. Curug Cibeureum berjarak sekitar 2,8 km atau dengan berjalan kaki kita dapat menempuh waktu sekitar 1 jam dari gerbang masuk Taman Nasional.

Itulah beberapa wisata air terjun yang ada di Jawa Barat, yang mungkin hanya sebagian kecil saja. Banyak sekali tempat wisata yang dapat Anda temui di Jawa Barat dan ada berbagai bentuk seperti pemandian air panas, kebun teh, goa, museum, taman, dan masih banyak lagi. Bagi Anda yang ingin merencanakan untuk menghabiskan waktu liburan sekaligus menyambut pergantian tahun, tak ada salahnya untuk memilih salah satu objek wisata yang ada di Jawa Barat.

Check Also

Mengunjungi Serta Menikmati Kemegahan Candi Borobudur Yang Banyak Menarik Minat Para Wisatawan

Mengunjungi Serta Menikmati Kemegahan Candi Borobudur Yang Banyak Menarik Minat Para Wisatawan!

Candi Borobudur merupakan salah satu tempat wisata bersejarah yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *