Goyang Lidah Dengan Wisata Kuliner Tradisional Pasar Di Solo

109 views
Wisataasyik.com | Hay sobat Wisata, kalian yang suka dan hoby icip-icip makanan sudah tentu kuliner tradisional menjadi salah satu referensi kalian, nah pada kesempatan kali ini kami akan mencoba berbagi informasi menarik yang mana dapat Goyang Lidah Dengan Wisata Kuliner Tradisional Pasar Di Solo.  Nah penasaran dimana titik-titik lokasinya Jajanan tradisional tersebut, berikut ulasannya.

Tempat-tempat Goyangkan Lidah Dengan Wisata Kuliner Tradisional Pasar Di Solo
Terdapat 3 pasar yang harus kamu kunjungi selama berada di Kota Solo. Pasar tersebut ialah Pasar Gede Harjonagoro (dikenal juga dengan nama Sargede), Pasar Klewer, dan Pasar Windujenar.

Pasar Gede atau Pasar Besar merupakan buah karya arsitek Thomas Karsten yang megah dan masih kokoh berdiri hingga saat ini. Pasar ini selesai dibangun pada tahun 1930an, telah beberapa kali mengalami kebakaran, namun selalu dibangun kembali sesuai bentuk aslinya.

Sedangkan untuk Pasar Klewer, pasar ini merupakan bangunan yang relative masih baru setelah belum berapa lama pasar aslinya juga kebakaran.
jajanan tardisional solo
jajanan tardisional solo

Jajanan di Pasar Gede

Ada baiknya jika kamu berrkunjung ke Pasar Gede untuk melakukannya di pagi hari. Pada saat itu banyak jajanan murah solo yang khas yang dapat dijumpai di sana seperti gempol plered, mendut, bubur saren, dan banyak lagi. Kalau kamu kehausan, kamu bisa langsung menuju ke tengah pasar. Disana ada penjaja dawet solo yang sangat khas yaitu dawet Bu Dermi. Dawet atau cendolnya dibuat dari tepung beras, yang ditambahkan potongan nangka, lalu sesendok bubur ketan hitam, dan juga sesendok bubur sumsum.
Penjual Jajan Gatot Tradisional Solo
Penjual Jajan Gatot Tradisional Solo

Dawet BU DERMI Pasar Gede Solo

Jika kamu masuk dari pintu masuk Utara, kamu juga dapat menemukan penjaja pecel bumbu wijen. Hmm.. unik bukan, pecel dengan bumbu wijen. Kemudian tidak jauh dari situ kamu bisa mencicipi berbagai macam bothok. Disini ada penjual berbagai macam bothok dan pepes, antara lain cabuk, yaitu pepes wijen yang berwarna hitam karena wijen-nya yang dibakar terlebih dulu. Disarankan kamu utnuk berhati-hati kalau menyantapnya, dijamin bibir dan mulut bisa jadi hitam. Ada lagi “ranjau” lain yang bernama gembrot bothok parutan kelapa dan daun sembukan. 

Jajanan di Pasar Klewer

Sekilas mengenai Pasar Klewer, Pasar ini juga dikenal sebagai pusat pasar produk tekstil. Pada awalnya pasar ini dikenal sebagai sentra penjualan batik dan lurik. Namun kemudian berkembang menjadi pusat tekstil lain seperti seprei, taplak, pakaian, daster, dan sebagainya. Selain itu juga, kamu bisa menemukan berbagai kuliner khas Solo.

Di Pasar Klewer juga banyak penjual makanan dan oleh-oleh khas solo seperti makanan dan kue-kue kering. Pada saat ini popularitas Pasar Klewer mulai terpinggirkan oleh kehadiran berbagai Pusat Grosir di Solo dan kehadiran Beteng Mal yang menawarkan tempat belanja yang lebih nyaman.

Nasi Liwet Solo Tradisional Food
Nasi Liwet Solo Tradisional Food

Jajanan di Pasar Windujenar

Pasar Windujenar ini dulu dikenal juga dengan nama Pasar Triwindu. Sekarang keberadaan pasar ini merupakan bagian dari Ngarsopuro, yaitu sebuah koridor yang ditata asri untuk menghubungkan Jl. Slamet Riyadi dengan gapura Pura Mangkunegaran.

Pada setiap malam Minggu, ruas jalan ini ditutup untuk diselenggarakannya pasar malam. Di pasar malam ini kamu juga bisa menemukan berbagai pilihan jajanan murah Solo. Pasar Windujenar sendiri masih merupakan kelanjutan dari pasar Triwindu di masa lalu, yaitu pasar yang menjajakan berbagai barang antik asli maupun buatan baru.

banner 468x60)

Related Post

banner 468x60)

Leave a reply