Desa Wisata Malang

Inilah 5 Desa Wisata Malang yang Wajib Kamu Kunjungi!

Malang memang terkenal memiliki potensi wisata yang beragam, terutama wisata yang menyajikan suasana alam yang indah. Nah di Malang, kamu bisa menemukan banyak sekali tempat wisata yang berbeda dari biasanya, salah satunya yaitu desa wisata. Desa Wisata Malang menyajikan suasana pedesaan dilengkapi dengan panorama alam yang hijau. Jika kamu merasa jenuh dengan suasana perkotaan yang begitu padat, berlibur bersama keluarga ke desa wisata bisa menjadi pilihan destinasi liburan yang tepat. Suasana pedesaan yang begitu tenang, panorama yang indah, serta udara yang sejuk mampu melepas rasa lelah dan penatmu. Di pembahasan kali ini, kita akan membahas khusus mengenai 5 desa wisata yang ada di Malang. Ada apa saja kah itu? Berikut penjelasannya.

Desa Wisata Pujon Kidul Malang

  1. Desa Wisata Pujon Kidul Malang

Desa wisata yang satu ini sebenarnya masih tergolong baru di Malang. Mesikpun begitu, daya tariknya mampu menarik perhatian banyak wisatawan. Pemandangan yang disajikan disini benar- benar sangat cantik ditambah hawa sejuk yang menyelimuti desa ini. Jika Tulungagung punya Gubuk Sawah Ngunut, Malang juga punya Kafe Sawah yang termasuk bagian dari  Desa Wisata Pujon Kidul. Letaknya berada di tengah-tengah persawahan. Kafe Sawah ini memiliki gazebo yang terbuat dari anyaman bambu sehingga nuansa alaminya masih terlihat.  Sambil menyantap sajian makanan dan minuman di kafe ini, kamu bisa sambil menikmati indahnya hamparan persawahan yang hijau atau kuning. Selain kafe sawah, disini  masih terdapat  tempat-tempat bagus lainnya seperti pertenakan sapi perah dimana kamu bisa langsung melihat proses pemerasan susu sapi bahkan bisa langsung menikmati kesegaran susunya lho! Bagi kamu yang ingin merasakan kegiatan berkebun, kamu bisa mengunjugi kampong toga.  Disini kamu akan diajarkan bagaimana cara berkebun yang benar. Desa Wisata Pujon Kidul juga menyediakan fasilitas outbond bagi kamu yang suka dengan tantangan. Seru banget kan? Jika kamu tertarik langsung saja datang ke desa wisata ini yang berlokasi di Kecamatan Pujon, Malang, Jawa Tmur. Jika dari pusat kota Malang, perjalanan akan ditempuh selama 1,5 jam dengan jarak sekitar 30 km.

Kampung Wisata Kungkuk

  1. Kampung Wisata Kungkuk

Kampung Wisata Kungkuk termasuk salah satu desa wisata Malang yang letaknya berada di bagian barat Desa Punten serta berada dianatara dua gunung, yaitu Gunung Arjuno dan Gunung Panderman. Kampung ini menyajikan pesona alam yang sangat cantik lho! Bisa di bilang Kampung Wisata Kungkuk ini mirip dengan Eco Green Park Kediri yang juga merupakan wisata edukasi. Kedua destinasi wisata ini sama-sama memiliki keunikan, selain bisa berwisata pengunjung bisa sekalian belajar proses budidaya tanaman. Bedanya di Eco Green Park Kediri mengajarkan budidaya jamur, dan tanaman hidroponik sedangkan Kampung Wisata Kungkuk mengajarkan cara budidaya buah jeruk.  Kampung Wisata Kungkuk memiliki fasilitas yang menarik seperti perternakan sapi perah, perternakan kelinci, perkemahan, sarana outbond, homestay, café, gazebo,dan masih banyak lagi. Jika kamu tertarik, langsung saja datang ke Kampung Wisata Kungkuk yang berlokasi di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Malang, Jawa Timur.

[irp]

Desa Wisata Kampoeng Goenoeng

  1. Desa Wisata Kampoeng Goenoeng

Di Desa Wisata Kampoeng Goenoeng, pengunjung akan dimanjakan dengan suasana pedesaan yang sekililingnya terdapat banyak gunung-gunung yang menjulang tinggi. Nah yang menjadi daya tarik utama Desa Wisata Kampoeng Goenoeng ialah sajian kuliner khas Desa yang begitu lezat dan menggugah selera. Menu makanan favorit disini diantaranya ada nasi barikan, sambal ikan, dan sambal kentang. Sedangkan minuman favortinya ialah kopi gunung. Kuliner lezat ini bisa kamu dapatkan langsung di café dan resto Kampoeng Goenoneng. Selain menyantap hidangan lezat, jangan lewatkan berbagai macam kegiatan seru yang bisa dilakukan disini mulai dari berkemah, oubond, memetik apel, memetik sayur, memetik bunga mawar, memerah susu sapi ditambah mencicipi segarnya susu sapi segar, hingga mencoba aktivitas yang memacu adrenalin seperti tubing dan rifting.  Jika kamu penasaran, kamu bisa langsung berkunjung ke Desa Wisata Kampoeng Goenoeng yang berada di Jalan Melati No.9, Dusun Kapru, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu, Malang, Jawa Timur.

Desa Wisata Puncoksumo

  1. Desa Wisata Puncoksumo

Selanjunya ada Desa Wisata Puncoksumo yang berada di lereng Gunung Semeru, atau tepatnya di sebelah selatan perbatasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru(TNBTS).  Desa wisata yang satu ini tak jauh berbeda dari desa-desa wisata sebelumnya yang juga menyajikan panorama alam pedesaan serta pemandangan serba hijau. Bedanya, Desa Wisata Puncoksumo juga didominasi oleh perkebunan apel, jeruk, tomat, kentang, kol, hingga kebun bunga krisan yang sebagian pemiliknya ialah masyarakat setempat. Nah perkebunan apel lah yang menjadi tujuan favorit wisatawan. Disini wisatawan diizinkan untuk memetik apel sekaligus memakannya. Ada banyak jenis apel yang dibudidayakan disini mulai dari Roombeauty, Ana, Manalagi, dan sebagainya. Nah kalau di perkebunan jeruk, wisatawan juga diajarkan cara menanam jeruk. Seru banget deh pokoknya! Tak hanya itu saja, di Desa Wisata Puncoksumo juga terdapat Hutan Pinus Ledok Ombo Camping Ground yang digunakan sebagai area berkemah.  Jika datang di waktu-waktu tertentu, kamu bsia langsung menyaksikan kesenian kuda lumping dan Reog Rayung yang biasa diselenggarakan penduduk desa.  Berbicara soal kuliner, desa wisata yang satu ini juga memiliki sajian khas yaitu Kolak Kluntung Waluh. Warga menamakannya dengan nama terebut dalam rangka mensyukuri penghasilan hewan ternak berupa kambing, sapi, lembu, dan lainnya. Oh iya hampir lupa, Desa Wisata Puncoksumo ini berlokasi di Dusun I, Puncoksumo, Malang, Jawa Timur.

Desa Wisata Ngadas

  1. Desa Wisata Ngadas

Desa Wisata Ngadas sejatinya merupakan satu-satunya tempat tinggal suku Tengger yang berada di Malang. Saking indahnya pesona alam yang ada disini, akhirnya desa ini dikembangkan menjadi desa wisata pada tahun 2007 lalu. Desa Ngades menghadirkan suasana yang damai dan tentram sehingga membuat siapa saja yang berkunjung kesini merasa nyaman. Keberadaan Desa Wisata Ngadas yaitu di ujung paling timur Kabupaten Malang, berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kalau dari pusat kota Malang, perjalanan menuju Desa Wisata Ngades menghabiskan waktu sekitar 2 jam perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 30 km. Saat sampai di lokasi, kamu akan dimanjakan dengan hamparan pemandangan deratan puncak Semeru yang mengeluarkan asap, perkebunan  hijau yang membentang luas, lereng-lereng perbukitan, serta lembah-lembah hujau yang dihiasi berbagai macam sayur mayor.

Di kawasan Desa Wisata Ngadas ini kamu bisa menemukan banyak sekali objek wisata, seperti Coban Trisula, wisata petik apel, dan  Panupane. Lokasinya juga stategis sebab dekat dengan pintuk masuk menuju Gunung Bromo. Saat hendak menuju Desa Wisata Ngadas, diusahakan memakai pakaian hangat karena  desa ini diselimuti kabut tipis yang hawanya terbilang dingin.  Jika Goa Pacitan atau Goa Gong  merupakan surganya goa di Jawa Timur, Desa Ngades lah yang menjadi surganya desa wisata di Jawa Timur. Pasalnya, Desa Wisata Ngades masih melestarikan beragam upacara keagamaan dan upacara adat dari masyarakat Tengger mulai dari upacara Pujan, Karo, Mayu Dusun, Barikan, Kasadara, dan Unan-Unan.  Dan setiap tahunnya, di Desa Ngades selalu mengadakan tradisi terbesar masyarakat Tengger, yaitu Jaran Joget.  Masyarakat disini juga sangat rama. Jika kamu ingin bermalam, kamu bisa menginap di rumah-rumah penduduk yang biasa dimanfaatkan sebagai homestay.

Itu dia 5 destinasi desa wisata Malang yang wajib kamu kunjungi saat berlibur ke Malang. Adakah salah satu dari desa wisata diatas yang pernah kamu kunjungi? Jika belum, yuk segera atur jadwal berliburmu!

Check Also

Panorama Papua

Mutiara Wisata Di Tanah Papua Yang Menyejukkan Mata

Jika  kita  menyebut  Provinsi  Papua,  maka  yang  terlintas dibenakmu  adalah  Raja  Ampat  yang  memang telah  …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *