Home / Yogyakarta / Wisata Baru Yang Populer Di Tahun 2020 Di Yogyakarta
puncak becici
image source: https://travelspromo.com/

Wisata Baru Yang Populer Di Tahun 2020 Di Yogyakarta

Jogjakarta, sebuah kota yang memiliki julukan kota pelajar ini selalu ada di hati para wisatawan domestik atau mancanegara setelah mengunjunginya. Hal itu disebabkan oleh objek wisata yang di miliki oleh kota Jogja, yang bisa di bilang paket lengkap dengan berbagai jenis objek wisatanya seperti wisata alam, kuliner, edukasi, dan belanja semua terdapat di kota Jogja.

Masyarakat yang berada di Yogyakarta selalu memegang budaya lokal, pelajar yang berasal dari Sabang sampai Merauke juga mencari ilmu di kota ini, kesultanan yang hingga saat ini masih aktif selalu mempertahankan tradisi, oleh karena itu sangat wajar bila kota ini menjadi wilayah istimewa di Indonesia. Yogyakarta memang sangat identik dengan nama kota gudeg dan juga terkenal dengan jalan Malioboro, keraton, Candi Prambanan, Merapi, deretan pantai di Gunung Kidul ternyata masih ada wisata Jogja yang baru dibuka dan langsung mendapat perhatian khusus dari para wisatawan di media sosial.

Baca Juga :  Objek Wisata Ini Bisa Menjadi Tempat Yang Asik Di Jogja

 

bukit bintang 2
image source:
paketwisata.id

 

  1. Bukit Bintang

Bukit Bintang di Yogyakarta merupakan salah satu tempat nongkrong yang banyak dikunjungi dan juga paling favorit di Yogyakarta, karena anda dapat melihat lampu warga sekitar yang ada di bawahnya bagaikan bintang-bintang yang bertaburan dari ketinggian di bukit ini. Bukit Bintang akan dipadati oleh muda-mudi pada sore menjelang malam hari, menikmati suasana Jogja dari ketinggian, mereka merasa bahwa tempat ini memiliki suasana romantis terutama untuk Anda yang sedang merasakan  kasmaran pasti berpikir untuk membawa pasangan anda ke tempat ini.

Tak hanya romantis, tempat ini juga memberikan pemandangan malam hari yang sangat indah dan juga memberikan kehangatan pengunjung yang datang. Lokasi yang berada di ketinggian menjadi faktor utama  menikmati senja menjelang malam, didukung lagi dengan hawanya yang sangat sejuk pengaruh dari letaknya yang berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 150 mdpl dan juga masih banyaknya ditemukan pohon-pohon yang tumbuh di sekitar lokasi, dibarengi dengan menikmati secangkir kopi ataupun jahe hangat akan membuat suasana menjadi lebih hangat.

Masalah fasilitas di Bukit Bintang sudah dikelola dengan baik, karena fasilitas yang ada  sudah cukup lengkap seperti toilet, lahan parkir, tempat makan yang memiliki suasana romantis dan juga nyaman, dan juga makanan yang murah tetapi soal rasa tidak dapat diragukan lagi. Pada cuaca yang cerah Anda dapat melihat bintang-bintang yang muncul di langit dengan jelas, bahkan pemandangan di bawah bukit pun juga sangat nyata membuat kita benar-benar senang dengan momen ini.

Saat anda berada di Gunung Kidul maka anda wajib untuk ke tempat ini sekedar untuk melepas lelah, kita akan disuguhkan lanskap gunung berapi, Merbabu, dan lain lain. Jika anda ingin menyaksikan pemandangan Sunset dengan warna langit yang menggoda pun sangat puas untuk dapat dinikmati di lokasi ini. Jadi untuk Anda yang ingin berkunjung ke lokasi Bukit Bintang Jogja, akses menuju ke Bukit Bintang tidak terlalu sulit sekitar 20 km dari kota Jogja atau memakan waktu 30 menit perjalanan.

 

puncak sosok bawuran
image source:
lensanasrul.com
  1. Puncak Sosok Bawuran

Puncak Sosok Bawuran terletak di Desa Bawuran, Pleret, Bantul dan juga destinasi wisata kedua setelah Puncak Gebang. Puncak Sosok Bawuran di hasilkan dari inisiatif pemuda setempat yang bertujuan untuk membangkitkan kembali wisata di daerah Pleret dengan memanfaatkan puncak di mana kita dapat melihat senja menjelang matahari terbenam di atas pemandangan alam yang terhampar luas. Yang menjadi daya tarik di puncak Sosok Bawuran ini adalah suasananya yang nyaman dan juga tenang, memiliki pemandangan alam di atas bukit, terkenal memiliki pemandangan di mana kita bisa melihat matahari terbenam yang membuat tempat ini menjadi romantis terutama buat Anda yang sedang Kasmaran. Fasilitas yang ada di Puncak Sosok Bawuran sudah cukup lengkap antara lain telah tersedianya toilet, mushola, taman yang ada cukup luas, warung makan, rute downhill dan juga buat kamu yang suka berfoto ada juga ditemukan spot selfie yang menarik yang ada di tempat ini.

Taman Puspa Gading
image source:
http://suarahampa.blogspot.com/
  1. Taman Puspa Gading

Tidak lama lagi musim liburan telah tiba terutama musim liburan sekolah menyambut pergantian tahun, tak sedikit dari Anda yang pastinya telah merencanakan untuk mengisi liburan dan dan tak salah jika Anda memilih Yogyakarta sebagai kota tujuan anda untuk menghabiskan liburan pergantian tahun. Taman Puspa Gading Tegaldowo bisa dijadikan pilihan anda untuk berlibur menikmati pergantian tahun. Pencetus Taman Puspa Gading ini adalah Sugiran ST, sosok yang sangat berlian, tidak mudah bagi pria yang menjabat sebagai seorang Ketua Lembaga Tegaldowo Manunggal ini untuk mewujudkan sebuah area yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Tujuan utama Sugiran adalah membangkitkan kembali ekonomi untuk warga Tegaldowo, pemberian pembekalan soft skill yang akan menjadi di faktor meningkatnya kesejahteraan warga.

Jadi pada intinya adalah Taman Puspa Gading merupakan hasil kerja sama dari warga dan untuk warga, murni swadaya warga karena selama ini belum ada sedikitpun campur tangan dari pihak swasta ataupun pemerintah, tetapi jika ada sponsorship yang masuk akan tetap diterima yang penting memiliki konsep yang jelas dan yang pasti juga benefit yang dihasilkan bisa dinikmati oleh warga. Dalam mengelola Taman Puspa Gading, Sugiran dibantu oleh tim inti yang merupakan otak dari sumber ide, gagasan, konsep dan eksekusi. Selain Sugiran, ada juga orang yang berperan di belakangnya seperti Sunarno, Hariyanto, Sukamto, dan Made yang kesemuanya memiliki profesi yang berbeda.

Dari profesi yang berbeda tersebu,t ternyata mereka memiliki tujuan yang sama yaitu memajukan perekonomian warga Tegaldowo yang akhirnya lahirlah Lembaga Tegaldowo Manunggal, secara bertahap kemudian mengeksekusi konsep yang telah di rencanakan dari penataan taman, pembangunan wahana, sarana penunjang, area foodcourt, mushola, gazebo, toilet dan juga kantong parker.

 

Wisata Lemah Rubuh
image source:
https://www.datawisata.com/
  1. Wisata Lemah Rubuh

Kawasan Selopamioro Imogiri belakangan ini mulai menggeliat, mulai dari Jembatan Kuning Selopamioro yang sangat melegenda, wisata air Selopamioro Adventure Park di kali Oya dan kini hadir tempat wisata baru yang juga berada di tepian kali Oya yaitu Lemah Rubuh yang memiliki daya tarik sungai dan perbukitan yang dimiliki. Di daerah Imogiri banyak terdapat destinasi wisata yang salah satunya mulai dikenal adalah Lemah Rubuh di Selopamioro, yang memiliki spot berupa gardu pandang atau tempat bernaung, yang berlokasi tepat di pinggir kali Oya dengan pemandangan Bukit menghijau serta aliran sungai yang mengalir sangat jernih.

Sebelumnya wisata ini belum terlalu dikenal, tetapi berkat adanya seseorang yang mengunggah tempat wisata ini ke Instagram  maka banyak sekali yang menyambut dengan baik dan akhirnya menjadi viral. Lemah Rubuh di Selopamioro berlokasi di tepi sungai dan juga kaki bukit. Banyak sekali yang bisa anda lakukan di di wisata ini, selain bermain air, anda juga dapat Selopamioro Adventure Park yang sedang populer saat ini. Di tepian sungai kali Oya anda juga bakal disuguhkan pengalaman menarik dan patut untuk dicoba seperti rafting, outbound, dan juga menyusuri sungai.

Romantic Garden
image source:
https://ngadem.com/
  1. Romantic Garden

Objek wisata yang satu ini akan menuju ke sebelah selatan Jogja atau tepatnya di Bantul yang yang mulai diperhitungkan menjadi tujuan wisata di Jogja. Bantul terkenal memiliki kuliner yang sangat khas seperti Sate Klathak Pak Pong dan Pak Bari yang berada di Bantul, dan juga Spot foto instagramable yang banyak ditemukan di Mangunan, Dlingo dan Imogiri. Kini ada lagi satu wisata baru yang yang berada di pesisir selatan yaitu Romantic Garden tak jauh dari pantai Samas, Bantul. Romantic Garden berlokasi di jalur jalan lintas selatan Jawa tepatnya di Dusun Wonoroto, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden.

Di taman bunga ini banyak sekali spot foto yang cocok untuk kamu abadikan seperti rumah-rumahan, mobil bekas yang juga lucu jika digunakan sebagai Spot foto. Di taman ini kita juga dapat menemukan berbagai jenis bunga dan yang menjadi favorit adalah bunga matahari, ada juga bunga celosia yang memang sengaja ditanam untuk menambah jenis bunga yang ada di taman.  Romantic Garden memiliki 7 jenis koleksi bunga yang menghasilkan 17 jenis warna bunga yang membuat taman semakin terlihat warna-warni terutama di pagi hari.

Ayunan Langit Watu Jaran
image source:
http://amadeapradhipta.blogspot.com/
  1. Ayunan Langit Watu Jaran

Ayunan Langit Watu Jaran berada di Desa Purwosari, Kulon Progo, 30 km dari Jogjakarta. Di objek wisata ini anda dapat menguji adrenalin dan juga melihat pemandangan asri yang menjadi khas pegunungan Kulon Progo. Sejak diluncurkan, Ayunan Langit Watu Jaran berhasil menarik perhatian para wisatawan, meskipun tak hanya di Jogja yang memiliki wisata seperti ini. Menguji adrenalin menggunakan Ayunan Langit Watu Jaran di mana kita dapat merasakan bergelantungan di pinggir tebing setinggi 800 m yang bertumpu hanya pada satu tiang dan akan makin menambah ketegangan dengan angin  pegunungan yang semakin kencang.

Di sini juga kamu dapat menemukan Spot foto yang menarik dengan latar belakang perbukitan Menoreh yang akan menjadi pengalaman yang paling menakjubkan. Wisata ini tentu yang yang paling utama dipertanyakan adalah soal keselamatan dan juga keamanan, tetapi jangan khawatir karena pengelola wisata Ayunan Langit Watu Jaran secara langsung berkoordinasi dengan SAR Yogyakarta dalam pengembangan objek wisata ini, hal ini terbukti dari kualitas ayunan yang dirancang sekuat mungkin sehingga mampu menopang berat beban hingga 500 kg, selain itu ayunan terbuat dari bahan baja dan anti korosi yang mampu bertahan hingga 3 tahun lamanya. Ayunan Langit  Watu Jaran adalah wisata pertama di di desa wisata Purwosari, dan dalam waktu dekat pemerintah daerah telah mempersiapkan beberapa lokasi wisata untuk diperkenalkan di  Ayunan Langit Watu Jaran seperti, kebun Salak, perkebunan cengkeh dan teh serta air terjun.

puncak becici
image source:
https://travelspromo.com/
  1. Puncak Becici Jogjakarta

Di Jogjakarta ada 1 tempat populer yang terdapat banyak hutan pinus yaitu Hutan Pinus Mangunan, Imogiri, Bantul, tak jauh dari Hutan Pinus Mangunan juga terdapat hutan pinus lainnya yang juga tak kalah indahnya yang bahkan dari hutan pinus ini anda dapat menyaksikan matahari terbenam yang tentunya akan menambah suasana romantis dan tempat itu bernama Puncak Becici Yogyakarta. Hutan Pinus Sudimoro I hutan pinus ini adalah hutan lindung yang pengelolaannya di pegang oleh RPH Mangunan. Dulu tanaman pinus di hutan ini diambil getahnya untuk dijadikan terpentin, tetapi panoramanya yang enak membuat para wisatawan datang ke Puncak Becici yang akhirnya Puncak Becici dikelola oleh warga setempat dan menjadi salah satu objek wisata.

Perjalanan menuju Puncak Becici terbilang menyenangkan dan juga tidak membosankan, karena jalanan yang halus, angin yang sepoi sepoi serta banyaknya pohon yang berdiri dengan rapi yang siapa saja akan sangat menikmati keindahannya sepanjang jalan. Disini kamu juga akan mendapati kursi kursi panjang yang terbuat dari kayu yang dapat digunakan untuk melepas lelah, ada pula gardu pandang yang sengaja dibangun di atas pohon membuat suasana semakin nyaman. Daya tarik dari Puncak Becici ini adalah panorama yang indah, di mana kamu dapat melihat deretan pohon hijau dari ketinggian  dan berada di belakang gunung Merapi dan gunung Merbabu. Dan jika cuaca sedang cerah maka akan terlihat garisan air yang panjang lurus yang merupakan garis pantai selatan. Kegiatan yang  dapat kamu lakukan di Puncak Becici antara lain sunset seeing, bermain ayunan, camping, foto hunting ataupun duduk di atas gardu pandang.

 

Setren Opak
Image source:
https://nyero.id/
  1. Setren Opak

Setren opak merupakan wisata yang berada di antara 1000 dan pohon bambu, yang menambah lengkap pemandangan apik di Sungai Opak. Setren Opak terletak di Karangploso, Situmulyo, Piyungan, Bantul, Jogjakarta yang mudah dijangkau dari segala sudut karena kondisi jalan yang sudah cukup mulus. Setren Opak berada di area hutan bambu di mana sang pengelola menonjolkan kelestarian lingkungan dan selama pengembangan wisata ini warga Karangploso yang merupakan pihak pengelola berkomitmen tidak akan menebang pohon-pohon bambu yang ada.

Di dalam objek wisata ini memang ada beberapa properti yang menggunakan bahan baku bambu, tetapi bambu tersebut tidak diambil dari hutan bambu tersebut melainkan lebih memilih membeli dari luar, dan hal ini merupakan salah satu bentuk pelestarian lingkungan. Di Setren Opak kamu dapat menyusuri Sungai Opak menggunakan kapal yang tersedia di di tempat ini dengan cukup membayar seikhlasnya saja.

Di  Objek wisata ini kamu juga dapat menemukan lapak-lapak yang berjajar rapi menawarkan berbagai macam kuliner, mulai dari kuliner tradisional khas Nusantara hingga makanan modern dapat kita cicipi dengan harga yang tidak menguras kantong, tetapi penjaja kuliner di sini hanya membuka lapaknya pada setiap minggu Kliwon dan sebagian besar pedagangnya juga ibu-ibu warga setempat.

Berada di Sentren Opak menghabiskan liburan pasti akan menjadi pengalaman yang seru, fasilitas yang ada pun cukup lengkap karena tersedia juga akses wi-fi, area playground serta tak lupa terdapat sederet spot foto yang sangat menarik.

Situs Tinjon

  1. Situs Tinjon

Di Yogyakarta terdapat lagi situs purbakala yaitu Situs Tinjon yang merupakan situs yang berlokasi di Dusun Tinjon, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman dengan jarak sekitar 1 km dari Candi Ijo dan memiliki corak yang condong ke Hindu karena bebatuan yang digunakan sama dengan Candi Ijo. Menuju ke Situs Tinjon mungkin sepintas hanya terlihat hutan dan juga semak-semak tapi menurut cerita di lokasi ini dahulu adalah sebuah Candi megah dan besar tetapi yang tersisa di situs ini adalah batu Candi yang dalam kondisi berantakan serta bagian tembok masih banyak bebatuan candi tetapi bagian inti dari Candi tersebut telah tertimbun menyatu dengan tanah. Lokasi Citizen ini berada di pinggir tebing di mana banyak dugaan yang mengatakan bahwa batu Candi yang jatuh ke tanah terbawa longsoran. Dilantik dari sejumlah informasi situs ini juga dahulu pernah terdapat Arca besar tetapi ada keterangan jelas arca apakah yang ditemukan.

Baca Juga :  Inilah Candi Yang Hits Di Jogja Layak Untuk Dikunjungi

Wisata Kuda Johnsto
image source:
http://wap.mi.baca.co.id/
  1. Wisata Kuda Johnsto

Ada wisata baru di Yogyakarta sebuah tempat yang mirip ranch di film Koboy dimana kita bisa mencoba pengalaman dengan menunggang kuda. Wisata ini bernama Johnsto Jogja Horse N Resto, dengan lahan seluas 4000 meter yang menyuguhkan sensasi berkuda dari Fun riding hingga riding class. Wisata ini tidak hanya kuda saja yang dapat kita lihat, tetapi ada juga restoran yang menyajikan beragam kuliner dengan menu dan harga yang yang relatif terjangkau. Wisata Kuda Johnsto berada di di Kutupatran, Sinduadi, Mlati, Sleman sekitar 6 km dari arah utara pusat kota Jogjakarta.

Untuk masuk ke wahana wisata berkuda ini tidak dipungut biaya atau gratis tetapi untuk menaiki kuda harus membeli tiket terlebih dahulu dengan harga tiket sebesar Rp35.000 untuk kuda besar dan  kuda kecil  Rp25.000 yang bisa digunakan selama 3 putaran. Wisata ini memiliki 8 kuda dengan jenis yang beragam mulai dari lokal, keturunan dan impor dari Belanda. Terdapat 1 kuda yang unik yaitu shetland Pony yang sangat unik jika digunakan untuk berswa foto, harga kuda ini mencapai 150 juta, tubuhnya yang kecil membuat gudang ini tidak dapat ditunggangi. Di situ juga ada latihan memanah dasar dengan waktu 10 menit dalam satu sesi dan dibanderol dengan harga Rp10.000, pengunjung dapat belajar memanah dengan didampingi oleh pelatih profesional.

Puri Mataram
image source :
kotajogja.com
  1. Puri Mataram

Puri Mataram berada di Dusun Drono, Desa Tridadi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Taman ini juga menjadi sumber mata pencaharian bagi warga Desa Tridadi, meskipun baru saja dibuka di tahun 2018. Disini anda akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah dengan udara yang sejuk, bebas dari polusi dan juga lingkungan yang masih asli dan akrab dengan nuansa pedesaan yang kemudian cocok dijadikan objek wisata. Puri Mataram sebelumnya adalah sebuah lahan sawah seluas kurang lebih 4 hektar, lalu dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara dengan lahan menyewa tanah kas desa dengan harga Rp4.000 perseginya pertahun. Secara bergotong-royong penduduk setempat bersama-sama mengelola Puri Mataram yang akan terus bertambah dengan membuka zona-zona baru.

Puri Mataram memiliki empat zona yakni taman bunga, becak air, taman kelinci, Jogja pasar yang di tahun 2019 bertambah lagi tiga zona yakni kandang domba merino, taman kaktus dan Jona ikan tangkap dan terapi ikan, dan direncanakan akan ada lagi 1 tambahan zona yaitu zona waterboom dengan nuansa tradisional. Seperti kita kenal biaya liburan di Jogja tidak mahal karena rata-rata objek wisata memungut biaya sangat murah dan bahkan gratis seperti di objek wisata ini, pengunjung akan dipungut biaya jika hendak masuk ke zona yang ada di dalam dengan patokan harga Rp10.000.

Taman Tempuran Cikal
image source:
http://dreamgedejogja.blogspot.com/
  1. Taman Tempuran Cikal

Taman Tempuran Cikal adalah taman wisata yang pengelolaannya juga dibantu oleh warga sekitar. Banyak aktivitas yang bisa anda lakukan di tempat wisata ini seperti, arena permainan anak-anak, speed boat, serta menikmati pemandangan serta sungai yang indah. Wahana permainan anak-anak berupa ayunan, mini motor trail, mini ATV, juga tersedia di wisata ini. Beberapa fasilitas utama telah disediakan oleh pengelola Taman Tempuran Cikal seperti beberapa gazebo, kolam kura-kura, panggung, air mancur, pelabuhan kecil yang digunakan untuk kebutuhan pengunjung jika ingin naik perahu ataupun speed boat. Taman Tempuran Cikal berada di Cikal, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta atau sekitar 13 km dari pusat Kota Jogja dan membutuhkan waktu 37 menit untuk bisa sampai ke Taman Tempuran Cikal ini.

Bukit Kali Kuning
image source:
tagar.id
  1. Bukit Kali Kuning

Kali Kuning Yogyakarta terdapat di sekitar lereng gunung Merapi yang memiliki panorama yang sangat menarik, dan cocok sekali digunakan untuk kegiatan berkemah ataupun outbound training. Di Kali Kuning Anda dapat melihat pemandangan di sekitar lokasi  dan juga tebing bebatuan andesit yang semakin menambah keindahan. Saat Anda menyusuri Kali Kuning maka anda akan menemukan tempat yang bernama Kali Adem dimana anda juga akan banyak menjumpai pemandangan yang sangat menarik selama perjalanan seperti Rasamala, hutan pinus, puspa, serta anda juga sesekali akan bertemu masyarakat setempat yang sedang melakukan kegiatannya sehari. Di lokasi ini ada juga dapat melihat bunga kantong semar yang yang sedang memamerkan keindahannya, pohon kina, elang hitam, ayam hutan, serta Elang Jawa. Bukit Kali Kuning sudah cukup  banyak fasilitas penting yang tersedia seperti pusat Informasi, warung jajanan makanan dan minuman, penginapan yang menawarkan harga harga terjangkau, toilet , juga parkir yang luas.

Bukit Mojo Gumelem
image source:
http://wonderfulisland.id/
  1. Bukit Mojo Gumelem

Bukit Mojo Gumelem memiliki banyak sekali spot foto unik seperti bunga matahari dan juga sarang burung di tengah pemandangan perbukitan seribu yang sangat mempesona. Bukit Mojo Gumelem ini terletak di kawasan Mangunan dan tak jauh dari Bukit Panguk Kediwung. Pemandangan yang didapatkan pun tak jauh berbeda dengan wisata seperti Bukit Panguk Kediwung dan Kebun Buah Mangunan tetapi Bukit Mojo Gumelem memiliki banyak spot foto yang unik. Bukit Mojo Gumelem ini tidak pernah sepi dari pengunjung terutama menjelang sunset ataupun sunrise karena memiliki pemandangan yang sangat cantik di waktu-waktu tersebut.

Anda akan merasakan Bukit Mojo Gumelem bak Negeri Diatas Awan, dataran rendah di bawahnya  akan tertutup kabut dan momen seperti ini yang banyak Ditunggu oleh para wisatawan karena pasti akan menghasilkan foto yang sangat menarik. Berbeda dengan Sunset, pemandangan  menjelang matahari tenggelam  akan muncul gradasi warna langit yang menarik dan juga bagus untuk diambil gambarnya dan di abadikan ke dalam Instagram.

Kasongan Yogyakarta
image source : visitingjogja.com
  1. Kasongan Yogyakarta

Kasongan adalah daerah dimana Anda dapat menemukan kerajinan gerabah, tepatnya terletak di daerah Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Derah ini adalah penghasil gerabah dimana juga dapat menjadi wisata edukasi. Banyak kerajinan yang terbuat dari gerabah yaitu berupa guci dengan berbagai varian motif, pot bunga, sovenir, pigura dan masih banyak lagi.

Baca Juga :  Ini Dia 5 Wisata Surfing Terbaik di Maluku yang Patut Kamu Kunjungi

Itulah tempat wisata yang baru di buka tetapi sudah ada di hati para wisatawan domestik ataupun mancanegara, banyak sekali tempat yang dapat Anda kunjungi di Jogjakarta untuk menghabiskan liburan akhir tahun bersama keluarga. Tentunya tak hanya wisatanya saja yang menarik, tetapi kuliner yang sangat khas membuat Anda ingin terus menyantaopnya di tambah lagi dengan suyasana yang menyejukkan, tak salah jika Anda memilih Jogjakarta, Kota Pelajar dengan seribu wisata, sejarah, dan kesultanannya yang hingga saat ini masih aktif. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda untuk dapat menentukan tempat mana yang ingin di tuju.

Check Also

Menikmati Keindahan Bukit Campuhan Ubud Bali Yang Tersembunyi

Menikmati Keindahan Bukit Campuhan Ubud Bali Yang Tersembunyi!

Beberapa wisatawan mungkin masih asing dengan objek wisata Bukit Campuhan ini. Bukit campuhan merupakan salah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *